Sosialisasi
hasil munassus, e-licensing, eKTA ORARI Daerah Sulawesi Selatan
Sosialisasi e-licensing dan eKTA serta pemaparan hasil Musyawarah
Nasional Khusus (Munassus) ORARI berlangsung sesuai dengan yang direncanakan
pada Jumat malam 5 Juli 2019 di sekretariat Organisasi Amatir Radio Indonesia
(ORARI) Daerah Sulawesi Selatan bertempat di Jl Buakana Makassar.
Acara ini dibuka dan dipandu oleh Sekretaris ORARI Daerah Sulawesi
Selatan, Ir.Muh Ali Rahman, M.T. – YB8FJ yang berlangsung selama tiga jam lebih
dimulai pada pukul 20.00 wita. Saat pertemuan sosialisasi ini dibuka beberapa
rekan peserta langsung memberikan pertanyaan tentang masalah internal
organisasi termasuk pengurusan IAR yang belum selesai. Namun pemandu acara
menampung pertanyaan tersebut untuk dibahas bersama diakhir acara.
Kegiatan ini diawali
pemaparan hasil Munassus ORARI 2019 oleh Kabid Operasional dan Teknik Orari
Daerah Sulawesi Selatan, Ir. H. Arfan Tualle, MBA – YB8DKL. Dipaparkan hasil
keputusan menyangkut masalah IAR bermasalah beserta solusinya, perubahan iuran
organisasi, dan peran Orari Daerah Sulawesi Selatan dalam perumusan AD/ART
Orari 2019 dalam Munassus tersebut. Selanjutnya, sosialisasi dalam bentuk sharing
tutorial cara mengakses aplikasi Kartu Tanda Anggota elektronik ORARI oleh
bagian Pendidikan Orari Daerah Sulawesi Selatan Andi M. Yauri – YC8AO. Aplikasi
ini akan diluncurkan bertepatan dengan hari jadi ORARI pada 9 Juli nanti.
Setelah itu, diteruskan dengan sosialisasi cara melakukan sinkronisasi di web
sdppi. Diharapkan dengan pemaparan tutorial tersebut rekan-rekan anggota maupun
pengurus Orari di lokal masing-masing dapat mengakses eKTA dan melakukan
sinkronisasi secara mandiri.
Pada akhir kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan dengan sesi tanya
jawab dan pembahasan bersama masalah internal organisasi yang selama ini cukup
menyita perhatian baik pengurus organisasi maupun anggota Orari utamanya
masalah pengurusan perpanjangan IAR yang banyak mengalami kendala. Pada intinya
pengurus Orari Daerah Sulawesi Selatan juga turut prihatin atas kendala
tersebut namun tetap berusaha semampu mungkin memperjuangkan masalah IAR agar
mendapatkan jalan untuk diterbitkan kembali tutur M. Ali Rahman pemandu acara yang
juga sebagai Sekretaris Orari Daerah Sulawesi Selatan.
Sosialisasi ini dihadiri oleh pengurus Orari dari Lokal Makassar
Selatan, Makassar Timur, Gowa, Takalar, dan pengurus Orari Daerah Sulawesi
Selatan sendiri. Rencananya kegiatan sosialisasi ini akan diadakan secara
berkesinambungan pada Orari Lokal yang memerlukannya. Tahap pertama ini dimulai
pada daerah Koordinator Wilayah Makassar dan Maros. “Kami menunggu informasi
dari Korwil untuk pelaksanaan sosialisasi selanjutnya”, ungkap Drs. H. Mansyur
Harun – YB8CMK plt Kabid Organisasi Orari Daerah Sulawesi Selatan. Diharapkan
para Korwil turut aktif dalam mendata kebutuhan Orlok di wilayahnya
masing-masing. Orlok mana yang siap untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan
sosialisasi ini maka kami siap turun membantu melakukan kegiatan ini
berdasarkan informasi Korwil tuturnya. Sebagai informasi, masih ada beberapa
Koordinator Wilayah (Korwil) dalam daerah kerja Orari Daerah Sulawesi Selatan
seperti Korwil Bajengbasitta (Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Selayar, Sinjai,
dan Takalar), Korwil Ajatappareng (Pare-Pare, Barru, Pangkep, Sidrap, dan
Pinrang), Korwil Bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, dan Siwa), dan Korwil Luwu Raya
(Luwu, Luwu Timur, Soroako, Luwu Utara, dan Tana Toraja).
Sementara dalam kesempatan terpisah, wakil ketua Orari Daerah
Sulawesi Selatan, Drs. H. M Rusli A.Baso Amir – YB8BRZ merespon positif
kegiatan ini dan mengharapkan dalam kegiatan sosialisasi ini agar difokuskan
pada penyampaian ke anggota yang berkaitan dengan perubahan peraturan menteri
seperti dalam Permen no 17 tahun 2018 tentang kegiatan amatir, keadaan riil
saat ini yang sementara terjadi akibat peraturan tersebut, menyelesaikan segala
tahapan-tahapannya, dan menunggu tindak lanjut dari implikasi peraturan
tersebut. Lebih lanjut, ia mengharapkan agar kegiatan sosialisasi ini jangan
sampai berhenti. Keinginan kita utuh untuk tetap melakukan sosialisasi ke rekan
amatir pungkasnya.
kontributor berita: Andri Youri-YC8AO




0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !